Perjalanan Tahun Ajaran 2026/2027 telah memasuki semester ganjil di tahun 2026 dan menjadi langkah baru dalam melanjutkan semua proses program akademik. Setelah melewati masa liburan yang menyegarkan, saatnya STTA Kembali ke dalam rutinitas akademis dengan semangat yang baru. Dalam mengatur irama langkah bersama semester ini, STTA melakukan ibadah Pembukaan Semester Ganjil TA 2026/2027 bersama mahasiswa, staf dan dosen STTA.
Acara yang berlangsung pada Rabu, 29 Juli 2026 itu dilaksanakan dengan penuh kegembiraan. Ibadah bersama mengisi awal pembukaan semester yang diikuti oleh seluruh mahasiswa, staf dan dosen STTA. Pujian dan penyembahan terasa begitu bergairah dalam Persekutuan ini.
Setelah proses tata ibadah selesai dengan penutup doa berkat, disampaikan pengarahan-pengarahan dari setiap Waket, yaitu Wakil Ketua (Waket) Bidang Akademk I: Dr. Sherly Mudak yang mengingatkan dengan serius agar siswa menggunakan waktu dengan baik untuk belajar sungguh-sungguh dan rajin membaca buku dengan menggunakan waktu kosong mengunjungi perpustakaan kampus.” Jika ada waktu kosong, siswa harusnya menggunakannya untuk menyelesaikan tugas atau belajar, mengunjungi perpustakaan kita sehingga mahasiwa tidak membuang-buang waktu percuma. Perbanyak membaca agar semakin banyak pengetahuan yang diperoleh”. Jelas saya bangun dengan serius. Wakil Ketua II Bidang Administrasi & Keuangan : Ade Hartati, M.Th. juga memberikan pengarahan terkait disiplin administrasi dan keuangan yang baik dalam pembayaran iuran ataupun formulir data siswa harus dilengkapi.“… mahasiswa STTA harus disiplin dan pro-aktif terkait administrasi dan keuangan.Batasan-batasan atau jatuh tempo yang diberikan harus ditaati agar sistem kita tetap sehat dan siswa dinyatakan aktif. Mahasiswa juga harus memiliki semangat dan daya juang dalam belajar”. Ungkap Waket I dengan harapan mahasiswa STTA dapat memahami dan melakukan semua pengarahan dan wejangan yang diberikan.
Wakil
Ketua III bidang Pelayanan & Kemahasiswaan , Herlina Indiani Fialay, M.Th. juga memberi arahan terkait disiplin praktis baik
dalam kehidupan berasrama, interaksi di Kampus maupun dalam pelayanan. “Sesuai
dengan tema kita hari ini Awasilah dirimu supaya kamu tidak berbuat dosa. Harus
waspada terhadap hal-hal yang tidak baik yang melenceng dari aturan sekolah
maupun aturan berasrama. Jika terjadi pelanggaran maka akan ada konsekuensi
yang harus dijalani. Jadi, awasilah dirimu dan jadilah teladan!”. tegas Waket
III.
Pengarahan
terakhir disampaikan oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu Internal (LPMI), Dr.
Elisabeth Dina Latumahina. Beliau menjelaskan tentang apa dan pentingnya LPMI
bagi keberlangsungan sekolah atau universitas. Selain itu beliau juga
memberikan semangat kepada para pelajar agar meningkatkan nilai untuk keberlangsungan pangkalan data yang sehat. “mahasiswa
harus rajin belajar, harus punya nilai yang bagus karena jika nilainya baik
maka pangkalan data kita pada sistem juga bagus dan sehat.” Jelas Ketua LPMI dalam pengarahan tersebut.
Terpujilah
Tuhan yang menyertai STTA hingga saat ini, dengan mengingat dan mengikuti
Firman Tuhan serta semua pengarahan yang ada maka biarlah kita semua siap dengan
semangat baru untuk menghadapi tantangan di semester genap ini. Awasilah diri
kita dan jadilah teladan dalam segala hal! Soli Deo Gloria. (Ay)